LAPORAN PRATIKUM KIMIA


LAPORAN PRATIKUM KIMIA

Judul: Pengaruh tingkat konsentrasi zat terhadap laju reaksi
Tujuan: Menentuka pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi
Landasan Teori: Laju Reaksi didefinisikan sebagai perubahan konsentrasi reaktan atau produk tiap satuan waktu. Kata Laju mempunyai hubungan dengan selang waktu. Apabila waktu yang diperlukan singkat, berarti lajunya besar. Jadi, lajuberbandingterbalikdenganwaktu. Saat melakukan reaksi, kadang-kadang kita ingin mempercepat atau memperlambat reaksi. Besarnya laju reaksi dari suatu reaksi kimia  dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu seperti  Pengaruh Konsentrasi, Pengaruh Suhu, Pengaruh Katalis. Jika kita hendak mengubah laju reaksi, maka faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dapat diubah. Namun, untuk data sebuah percobaan denga variasi beberapa faktor, tidak semua faktor selalu berpengaruh. 
Pada kali ini kita akan membahas mengenai pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi. Reaksi kimia akan berlangsung lebih cepat atau laju reaksi semakin besar jika konsentrasi zat yang bereaksi semakin besar. Hal ini disebabkan semakin besar konsentrasi pereaksi, maka semakin banyak partikel-partikel zat yang bereaksi. Akibatnya, kemungkinan tumbukan yang berhasil maka semakin banyak zat baru yang terbentuk. Dengan demikian, reaksi semakin cepat berlangsung. Persamaan laju reaksi merupakan persamaan aljabar yang menyatakan hubungan laju reaksi dengan konsentrasi pereaksi.  Persamaan laju reaksi atau hukum laju reaksi dapat diperoleh dari serangkaian eksperimen atau percobaan. Dalam setiap percobaan, konsentrasi salah satu pereaksi diubah-ubah, sedangkan konsentrasi pereaksi lain dibuat tetap.
persamaan laju reaksinya:
r = k [A]m [B]n
r = laju reaksi
k = tetapan laju reaksi
m, n = orde (tingkat) reaksi pada pereaksi A dan B
Orde reaksi hanya dapat ditentukan secara eksperimen. Orde reaksi pada reaksi keseluruhan disebut orde reaksi total. Besarnya orde reaksi total adalah jumlah semua orde reaksi pereaksi. Jadi, orde reaksi total (orde reaksi) pada reaksi tersebut adalah m + n. Telah diuraikan dalam teori tumbukan, perubahan jumlah molekul pereaksi dapat berpengaruh pada laju suatu reaksi. Kita telah tahu bahwa jumlah mol spesi zat terlarut dalam 1 liter larutan dinamakan konsentrasi molar. Bila konsentrasi pereaksi diperbesar dalam suatu reaksi, berarti kerapatannya bertambah dan akan memperbanyak kemungkinan tabrakan sehingga akan mempercepat laju reaksi.

Alat dan Bahan:
ALAT:
2 botol ukuran sama
Gelas Kimia 150ML
Gelas Kimia 500ML
2 Balon
Sendok Makan

Bahan:
Soda Kue
Cuka
Air
         
Cara Kerja :
1.    Langkah pertama masukkan 30 ML cuka kedalam botol A
2.    Langkah kedua masukkan cuka dan air dengan perbandingan 1 : 1 kedalam botol B
3.     Setelah kedua botol terisi dengan jumlah cuka yang berbeda seperti pada gambar A, siapkan balon 2 buah
4.    Kedua buah balon diisi dengan sesendok soda kue, samakan takaran balon 1 dan balon 2. Dapat dilihat digambar B dan C
5.    Setelah kedua balon diisi dengan soda kue, barulah kita pasangkan mulut balon ke mulut botol seperti yang terlihat di gambar D
6.    Lalu secara serentak, tuangkan soda kue yang berada di balon
7.    Tahap akhir, amati perkembangan balon 1 dan balon 2

 Hasil Pengamatan :
NO
BOTOL
A
B
1
Waktu
1 Menit
30 detik
2
Ukuran
Besar
Kecil

 Kesimpulan :
Dari percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konsentrasi suatu larutan maka akan semakin cepat laju reaksi sehingga waktu yang diperlukan  suatu larutan anak semakin cepat begitupun sebaliknya.

0 komentar